Jalan Penkase Oeleta Raya Segera Diperbaiki, Pemkot Siapkan Rp2,8 Miliar
NTTLine – Pemerintah Kota Kupang memastikan perbaikan Jalan Penkase Oeleta Raya yang mengalami kerusakan parah segera dikerjakan. Pemerintah dan DPRD Kota Kupang telah menyepakati anggaran sebesar Rp2,8 miliar untuk penanganan ruas jalan tersebut melalui Perubahan APBD Kota Kupang Tahun Anggaran 2026.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Kupang, Lewat PPK , Jack Pu’u , mengatakan setelah anggaran disetujui, proses pengadaan pekerjaan segera dilakukan.
“Syukurlah anggarannya sudah disetujui. Pengerjaannya tinggal menunggu waktu dan tidak akan terlalu lama. Setelah ini proses lelang pekerjaan sudah bisa dilakukan,” kata Jack saat ditemui di Gedung DPRD Kota Kupang, Jumat (18/9/2026).
Menurut Jack, pekerjaan perbaikan akan mencakup ruas jalan sepanjang kurang lebih 500 meter. Selain badan jalan, pemerintah juga akan membangun trotoar bagi pejalan kaki.
Ia menjelaskan, pembangunan trotoar diperlukan karena ruas Jalan Penkase Oeleta Raya merupakan jalur yang cukup ramai dan banyak dilalui kendaraan berukuran besar.
“Karena jalur tersebut ramai dilalui kendaraan besar, maka perlu juga dibuatkan trotoar agar pengguna jalan yang berjalan kaki lebih nyaman dan aman melintasi jalur tersebut,” ujarnya.
Selain Jalan Penkase Oeleta Raya, Dinas PUPR Kota Kupang juga akan melakukan perbaikan Jalan Alor di Kelurahan Fatubesi, khususnya ruas jalan menuju Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Fatubesi.
Dethan mengatakan, pekerjaan pada ruas tersebut akan menggunakan konstruksi lapen dan cor semen. Pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp300 juta untuk pekerjaan tersebut.
“Untuk Jalan Alor menuju TPI Fatubesi, akan dilakukan perbaikan dengan konstruksi lapen dan cor semen. Anggarannya sekitar Rp300 juta,” jelasnya.
DPRD Minta Mutu Pekerjaan Dijaga.
Terpisah, anggota DPRD Kota Kupang, Marianus Lai, mengapresiasi respons Dinas PUPR terhadap persoalan kerusakan sejumlah ruas jalan di Kota Kupang.
Ia berharap pekerjaan yang dilakukan tidak hanya cepat selesai, tetapi juga memenuhi standar mutu sehingga hasil pembangunan dapat bertahan dalam jangka panjang.
“Jalur ini cukup ramai. Saya berharap pekerjaan dapat dilakukan dengan cepat, tetapi yang paling penting mutunya harus baik agar bisa bertahan lama,” ujar Marianus.
Dengan disepakatinya anggaran dalam Perubahan APBD 2026, masyarakat kini menunggu realisasi pekerjaan di lapangan, khususnya pada ruas Jalan Penkase Oeleta Raya yang selama ini menjadi salah satu akses penting warga di wilayah tersebut. Onel
