Cegah Gesekan Antarpemuda, Timor Oan 99 Bersatu Serukan Perdamaian di Belu
NTTLine – Komunitas Timor Oan 99 Bersatu Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya kalangan pemuda, untuk menjaga kerukunan, mempererat persaudaraan, dan menghindari segala bentuk provokasi yang berpotensi memicu konflik sosial.
Seruan tersebut disampaikan Jony Antonio Martins dari Komunitas Timor Oan 99 Bersatu, Selasa (27/10/2026). Ia menegaskan, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) merupakan tanggung jawab bersama demi mendukung terciptanya suasana yang aman dan kondusif di Kabupaten Belu.
Menurutnya, sebagai komunitas yang beranggotakan masyarakat eks-Timor Timur, Timor Oan 99 Bersatu berkomitmen mengambil bagian dalam merawat persatuan dan memperkuat hubungan persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat.
Ia mengajak warga untuk mengedepankan komunikasi yang baik, saling menghormati, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi bohong (hoaks) maupun ajakan yang dapat memecah belah persatuan.
Perhatian khusus juga diberikan kepada generasi muda agar tidak mudah terpancing emosi ketika menghadapi perbedaan pendapat atau persoalan sosial. Setiap perselisihan, kata dia, sebaiknya diselesaikan melalui dialog, musyawarah, dan pendekatan kekeluargaan, bukan dengan tindakan kekerasan.
“Mari kita jaga kerukunan, pererat persaudaraan, dan hindari segala bentuk provokasi yang dapat memicu konflik. Bersama-sama kita wujudkan Kabupaten Belu yang aman, damai, dan kondusif,” demikian seruan Jony Antonio Martins.
Ia menambahkan, upaya menjaga perdamaian di Kabupaten Belu, sebagai wilayah perbatasan negara, membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari tokoh pemuda, tokoh adat, tokoh agama, aparat keamanan, hingga pemerintah daerah.
Melalui semangat kebersamaan tersebut, Timor Oan 99 Bersatu berharap masyarakat Kabupaten Belu terus menjaga toleransi, memperkuat persaudaraan, serta menciptakan lingkungan sosial yang harmonis demi mendukung pembangunan daerah.###
