NTTLine – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Romo Kanisius Oki, mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), memperkuat persaudaraan antarumat beragama, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi bohong atau hoaks yang berpotensi memecah belah persatuan.
Di tengah pesatnya arus informasi digital dan berbagai dinamika sosial yang berkembang di Kabupaten TTU, Romo Kanisius menegaskan bahwa kerukunan, kedamaian, dan semangat persaudaraan yang telah terbangun selama ini merupakan modal utama dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah.
Menurutnya, terciptanya rasa aman bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan dan keharmonisan.
“Keberagaman adalah kekuatan bangsa kita. Menjaga ketertiban dan persaudaraan merupakan tanggung jawab moral bersama. Jangan sampai ikatan persaudaraan yang telah kita bangun dan pelihara selama bertahun-tahun rusak hanya karena isu-isu yang belum tentu benar,” ujar Romo Kanisius Oki dalam keterangannya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar, terutama di media sosial. Menurutnya, tidak sedikit informasi yang sengaja dikemas secara provokatif untuk memancing emosi dan menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.
Karena itu, Romo Kanisius mengimbau masyarakat agar selalu memverifikasi kebenaran informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya kepada orang lain. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi, saling menghormati, serta memperkuat semangat persaudaraan lintas agama dan budaya.
FKUB Kabupaten TTU berharap seluruh lapisan masyarakat tetap menjaga kerukunan, mempererat tali persaudaraan, dan bersama-sama menciptakan situasi yang aman, damai, harmonis, serta kondusif di Kabupaten Timor Tengah Utara maupun di Provinsi Nusa Tenggara Timur secara umum.
Melalui semangat kebersamaan dan sikap bijak dalam menyikapi setiap informasi, masyarakat diharapkan mampu menangkal berbagai upaya provokasi yang dapat mengganggu persatuan dan stabilitas daerah. rr









