NTTLine – CEO Ajax Amsterdam, Menno Geelen, dan Head of Football Partnerships Ajax, Corne Groenendijk, mengungkap kesan mereka terhadap kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes. Menno Geelen dan Corne Groenendijk hadir dalam acara Indonesia Sport Summit 2026 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Sabtu (12/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, keduanya berbicara mengenai strategi Ajax dalam membangun tim dan akademi serta mengembangkan sisi komersial klub. Paes Punya Jiwa Kepemimpinan Mereka juga turut membahas sosok Maarten Paes yang kini memperkuat Ajax. Paes bergabung dengan Ajax dari klub Major League Soccer (MLS), FC Dallas, dengan status pinjaman pada Januari 2026. Jauh Sebelum 9/11,
Ajax kemudian mempermanenkan transfer Paes pada pertengahan 2026. Kiper berusia 28 tahun tersebut menandatangani kontrak hingga 2029. Groenendijk menilai Paes merupakan penjaga gawang berkualitas yang juga memiliki jiwa kepemimpinan. “Oh, kami sangat senang dengan Maarten Paes. Dia adalah penjaga gawang yang sangat hebat. Dia juga pribadi yang sangat baik dan menunjukkan jiwa kepemimpinan,” tutur Groenendijk.
Dampak Maarten Paes untuk Ajax Amsterdam Sementara itu, Geelen menilai keberadaan Paes memberikan dampak positif bagi Ajax, termasuk dalam membantu pemain baru beradaptasi dengan lingkungan klub. Menurut Geelen, Paes turut memperkenalkan Amsterdam kepada para pemain baru serta menjelaskan budaya dan cara kerja di Ajax.
“Dia bukan hanya sosok yang menyenangkan dan kiper yang sangat hebat, tetapi dia juga membantu para pemain baru dengan memperkenalkan kota ini serta menjelaskan cara kerja klub kepada mereka,” ujar Geelen.
Geelen juga menyebut Paes memiliki popularitas tinggi di kalangan pendukung Ajax. Hal tersebut tidak lepas dari kontribusi Paes saat membantu Ajax mengamankan tiket ke kompetisi Eropa musim 2026-2027.
Paes menjadi penentu kemenangan Ajax atas Utrecht pada final play-off kompetisi Eropa Eredivisie 2025-2026 setelah menggagalkan dua tendangan penalti. “Dia juga sangat disukai oleh para penggemar, musim lalu, saat kami menjalani laga play-off untuk lolos ke kompetisi Eropa, dia berhasil menepis dua tendangan penalti,” kata Geelen. “Itulah sebabnya, menurut saya, Maarten Paes tidak hanya populer di sini (Indonesia), tetapi juga sangat populer di Belanda,” imbuhnya. Kompas












