Kupang-NTTLine, Warga Kelurahan Oesapa Barat, mengeluhkan penanganan masalah air bersih. Masalah penataan taman, dan masalah sampah. Keluhan itu disampaikan Warga saat Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang, Ikshan Darwis, menggelar Reses Tahap II tahun 2024/2025 di RT 01, RW 01 Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Senin, 10 Februari 2025.
Ketua RT, 01, Rita Tefa menyebut, di musim penghujan warga harus menghadapi penumpukan sampah yang semakin banyak karena tidak diangkut secara rutin oleh dinas terkait.
” Meski ada mobil sampah milik Pemerintah Kota yang mengambil sampah di lingkungan tersebut, namun sampahnya tidak terangkut tuntas.hal itu menyebabkan tumpukan sampah terdapat dimana mana dan membuat warga resah,” ujar Rita
Selain masalah sampah, Kata Rita, warga Rt 1 yang terdiri dari sekitar 48 Kepala Keluarga juga
mengeluhkan masalah air bersih. Pasalnya mesin dinamo air yang sering dipakai warga untuk menyedot air dari sumur bor mengalami kerusakan sehingga sumur tersebut tidak bisa lagi dimanfaatkan oleh warga sekitar.
” Sumur bor yang diwilayah kami memang sangat bermanfaat karena bisa melayani kebutuhan air bersih. Namun saat ini tidak bisa dipergunakan lagi,” kata Rita.
Pada kesempatan itu, Rita juga meminta kepada Anggota DPRD, Ikshan Darwis agar dapat berkoordinasi dengan pemerintah untuk dapat menata kembali Taman Muara Abu, karena dikawasan taman tidak tertata dengan baik dan minimnya lampu penerangan di lokasai taman.
” Kami warga sekitar berharap taman tersebut dapat ditata secara baik, mulai dari jalan sampai pada penerangan. Mudah-mudahan bapak Dewan dapat menjadi penyambung lidah masyarakat kepada pemerintah Kota Kupang,” ujarnya.
Ikhsan Darwis dalam kesempatan tersebut mengatakan, terkait persoalan sampah, dirinya segera berkoordinasi dengan Dinas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan dan RT setempat agar pembayaran retribusi bisa dilakukan secara kolektif, sehingga tidak ada sampah milik warga yang tidak diangkut.
“Segera saya koordinasikan dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang dan RT setempat. Kita buat kolektif saja retribusi sampah di RT sehingga tidak ada sampah warga yang terlewatkan untuk diangkut,” ujarnya.
Ikhsan Darwis juga menawarkan solusi agar Ketua RW menyiapkan satu lokasi agar bisa ditempatkan amrol atau dibangun tempat pembuangan sementara sehingga seluruh warga bisa membuang sampah di satu tempat dan pembayaran retribusi juga dilakukan secara kolektif oleh RT.
Terkait masalah penataan taman Muara Abu, Anggota Komisi III DPRD Kota Kupang ini akan menyampaikan kepada dinas terkait agar bisa melakukan penataan ulang untuk mempercantik taman tersebut..
“Kebetulan ini pekerjaan-pekerjaan dari mitra komisi III dan persoalan ini menjadi atensi saya, terutama yang berhubungan dengan penataan taman,” ujarnya.
Sementara masalah air bersih, pada kesempatan itu, Ikshan Darwis memberikan bantuan, Dinamo Air dengan kapasitas yang cukup besar kepada warga RT.01, RW 01. Bantuan Dinamo air diberikan Ikshan dengan menggunakan uang pribadinya demi membantu warga.
“Saya harap dengan bantuan ini, masalah air bersih khususnya di wilayah RT 01 dapat tertanggulangi dan warga sekitar tidak lagi kesulitan mendapat air bersih untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Ikshan. Onel













