Usai penyerahan bantuan Anggota DPRD Kota Kupang , Muhammad Ramli menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan masyarakat, khususnya dari Kelurahan TDM. Ia menegaskan, sebagai wakil rakyat dari Dapil Oebobo, dirinya siap menampung dan memperjuangkan setiap aspirasi warga demi kesejahteraan bersama.
Dalam sesi dialog.Warga RT 24, RW 07, Elsy Tomboy meminta kepada DPRD untuk bisa memperjuangkan dana insetif kader posyandu. Pasalnya, hingga memasuki bulan agustus tahun 2025, insentif kader posyandu belum dibayarkan oleh pemerintah Kota Kupang.
“Sampai saat ini insentif kami belum dibayarkan, padahal jumlah sangat kecil,” ujar Elsy.
Elsy mengaku, dengan belum dicairkan dana insentif bagi kader posyandu tentu sangat menggagu kinerja dari para kader, karena dana tersebut sangat dibutuhkan untuk operasinal mereka. Oleh karena itu lanjut Elsy, dirinya sangat mengharapkan anggota DPRD dapat menyampaikann aspirasi kepada pemerintah Kota Kupang, sehingga insentif kader posyandu bisa segera dibayarkan demi kelancaran pelayanan.
Sementara salah satu Tokoh masyarakat, Bapak Amalo, mengusulkan agar jalan di wilayah RT 24 sepanjang 50 meter segera diaspal. Ia juga meminta agar Muhammad Ramli memperjuangkan program beasiswa bagi mahasiswa yang berasal dari wilayah TDM.
Menanggapi permintaan warga, Muhammad Ramli langsung memerintahkan agar kondisi jalan sepanjang 50 meter di RT 24 difoto dan didokumentasikan untuk menjadi perhatian prioritas agar segera diusulkan dalam program perbaikan infrastruktur.
Terkait Permasalahan keterlambatan dana insentif kader Posyandu, Muhammad Ramlin mengaku akan berkoordinasi dengan instansi terkait, agar proses pencairannya segera dilakukan. Muhammad Ramli mengaku bahwa kader Posyandu memegang peran penting dalam menjaga kesehatan masyarakat mulai dari ibu hamil hingga lansia.
” Bagi saya peran kader posyandu sangat penting bagi bagi masyarakat, sehingga mereka harus mendapat perhatian khusus juga dari pemerintah,” tutup Ramli.













