NTTLine – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan di wilayah TTS. Masyarakat juga diminta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terbukti kebenarannya, terutama yang beredar melalui media sosial.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai upaya mendorong seluruh elemen masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi serta tidak ikut menyebarkan kabar yang dapat menimbulkan keresahan maupun konflik di tengah masyarakat.
Ketua FKUB TTS mengingatkan masyarakat untuk menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Setiap unggahan, komentar, maupun tindakan yang berpotensi memperkeruh suasana dan mengganggu kerukunan hendaknya dihindari.
“Jangan mudah terprovokasi, jangan cepat percaya atau menyebarkan informasi yang belum tentu benar. Mari kita bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial,” imbaunya.
Ia juga meminta masyarakat untuk tidak mengambil tindakan sendiri apabila terjadi persoalan di tengah lingkungan. Setiap permasalahan hendaknya diselesaikan dengan kepala dingin dan diserahkan kepada pihak yang berwenang sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Menurutnya, tindakan main hakim sendiri justru dapat memperbesar persoalan dan mengganggu keamanan serta ketertiban umum. Karena itu, seluruh pihak diharapkan mampu menahan diri dan mengedepankan dialog serta penyelesaian secara damai.
Selain menjaga keamanan, Ketua FKUB TTS mengajak masyarakat untuk terus memperkuat semangat persaudaraan dengan saling menghormati, menjaga, dan mendukung satu sama lain. Perbedaan yang ada di tengah masyarakat, baik perbedaan agama, suku, maupun pandangan, hendaknya tidak menjadi alasan untuk saling bermusuhan.
“Dengan kebersamaan dan kedewasaan seluruh masyarakat, kita dapat menjaga TTS tetap aman, damai, dan kondusif,” tegasnya.
Ia berharap Kabupaten Timor Tengah Selatan dapat terus menjadi daerah yang masyarakatnya mampu hidup berdampingan secara rukun, aman, dan tertib. Setiap persoalan yang muncul diharapkan dapat diselesaikan secara bijaksana tanpa mengorbankan persatuan dan kerukunan yang telah terbangun.
“TTS aman dan damai adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita menjaga persatuan, kerukunan, dan keamanan demi terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis,” pungkasnya.













