NTTline – Eks pebalap MotoGP, Marco Melandri memberikan analisisnya mengenai kondisi Marc Marquez usai kembali mengalami kecelakaan di MotoGP Le Mans 2026. Marc Marquez mengalami kecelakaan highside kala turun dalam Sprint Race MotoGP Le Mans 2026 saat melintasi tikungan 13 Sirkuit Le Mans, Perancis pada Minggu (17/5/2026) waktu setempat.
Dalam Sprint Race MotoGP Le Mans 2026, Marquez memulai balapan dari posisi kedua, di belakang rekan setimnya, Francesco Bagnaia. Petaka Marquez di Le Mans Sempat merosot ke posisi ketujuh pada saat balapan, Marquez justru mengalami petaka, yaitu kecelakaan highside yang kemudian menyebabkan juara dunia MotoGP 2025 itu gagal menuntaskan balapan.
Akibat kecelakaan tersebut, Marquez akan absen dalam gelaran MotoGP 2026 yang digelar di Sirkuit Catalunya pada hari Minggu (17/5/2026) waktu setempat.
Seperti dilansir dari Motosan, Marco Melandri mengatakan bahwa kondisi fisik Marquez sebenarnya tidak berada di posisi puncak. “Sejak dia kembali pada bulan Februari, dia (Marquez) tidak sama seperti tahun lalu. Gerakannya jauh lebih terkontrol, tidak alami,” ujar Melandri.
“Saya rasa dia mencoba meyakinkan dirinya sendiri bahwa dia baik-baik saja dan akan sembuh seiring waktu, tetapi kenyataannya tidak demikian.” “Saraf bukanlah tulang: Anda tidak bisa hanya memasang sekrup dan semuanya akan kembali normal. Jika merusak saraf, Anda berisiko tidak akan pernah pulih,” imbuh Melandri.
Menurut mantan pebalap Aprilia ini, masalah Marquez terlalu serius, sehingga pebalap Spanyol ini tak boleh menunda operasi. Namun, Melandri menyebut ada konsekuensi operasi ini bagi masa depan karier Marquez di MotoGP. Eks pebalap asal Italia ini mengungkap bahwa dirinya melihat Marquez sudah mulai tampak kelelahan karena beberapa kegiatan promosi bersama Ducati.
“Saya rasa, Marquez tidak bisa menunggu satu atau dua bulan lagi sampai liburan musim panas, dia perlu menjalani operasi segera,” ungkapnya. “Dia berada di persimpangan jalan, entah dia kembali ke level tahun lalu, atau saya pikir kariernya sudah berakhir.” “Saya juga melihat dia tampak kelelahan. Saat bersama tim Ducati, dia juga harus berpartisipasi dalam banyak acara promosi, dan saya pikir itu menguras banyak energinya,” imbuh Melandri. Kompas
6













