NTTLine – Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, menegaskan pentingnya perubahan paradigma dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
Ia menginstruksikan jajaran pemerintah daerah agar layanan kesehatan lebih proaktif menjemput bola ke tengah warga, alih-alih sekadar menunggu pasien datang ke Puskesmas.
Serena menilai, setiap agenda kegiatan di tingkat kelurahan, kecamatan, hingga lingkungan sekolah adalah momentum strategis untuk menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis secara masif.
Hal tersebut ditegaskan Serena saat membuka kegiatan Koordinasi dan Advokasi Pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Hotel Naka, pekan lalu
Dalam arahannya, Serena menyebut bahwa kualitas hidup masyarakat merupakan tolok ukur utama keberhasilan pembangunan yang jauh melampaui sekadar pembangunan fisik infrastruktur.
Ia mengajak warga untuk bergeser dari pola pikir yang hanya berobat saat jatuh sakit agar menjadi proaktif dalam menjaga kesehatan sejak dini.
”Program dari pemerintah pusat ini adalah langkah nyata perlindungan masyarakat melalui deteksi dini, sebelum risiko kesehatan berkembang menjadi penyakit serius,” tegas Serena.
Untuk memastikan program ini berjalan maksimal, Serena mendorong seluruh perangkat daerah, mulai dari camat, lurah, hingga pihak sekolah untuk tidak pasif.
Ia memberikan apresiasi penuh atas strategi “jemput bola” yang diterapkan Dinas Kesehatan Kota Kupang dan berkomitmen memberikan penghargaan khusus bagi wilayah yang berhasil melampaui target cakupan pemeriksaan.
Terkait tantangan di lapangan, seperti rendahnya literasi kesehatan dan kendala teknis pendataan, Serena mengakuinya sebagai hambatan yang harus diatasi. Namun, ia optimistis bahwa kolaborasi lintas sektor yang melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, serta media akan mampu mengakselerasi transformasi layanan kesehatan primer.
“Kesehatan adalah urusan kemanusiaan yang membutuhkan sinergi semua pihak. Kita harus memastikan manfaat layanan ini benar-benar dirasakan hingga ke lapisan masyarakat terbawah,” tambahnya. Hingga Mei 2026, capaian Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Kupang tercatat berada di angka 10 persen dari target nasional sebesar 46 persen.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Sinta Ndaumanu,, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dalam misi Asta Cita Presiden RI. Pendekatan yang dilakukan berbasis siklus hidup melayani masyarakat mulai dari bayi hingga lansia dengan dukungan teknologi digital.
Koordinasi ini pun menjadi langkah taktis krusial bagi Pemkot Kupang untuk mengejar ketertinggalan target, demi mewujudkan masyarakat Kota Kupang yang lebih sehat, bugar, dan produktif. Hms













