Kupang-NTTLine, Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Kupang, Muhammad Ikhsan Darwis, melaksanakan Reses Tahap I Tahun 2025/2026 di Kelurahan Lasiana, tepatnya di RT 22 RW 05, Sabtu (01/11/2025). Kegiatan ini menjadi ajang bagi warga untuk menyampaikan berbagai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi di lingkungan mereka.
Dalam dialog yang berlangsung hangat, Ketua RT 22 Dina Boboy Mone mengemukakan bahwa wilayahnya sangat membutuhkan pembangunan drainase sepanjang 1.350 meter dari jalan utama menuju kali. Ia menjelaskan, setiap kali hujan deras, air kerap meluap hingga masuk ke rumah warga. Selain itu, ia juga mengusulkan pembuatan sumur peresapan guna menekan risiko banjir musiman.
Dina menambahkan, jalan lingkungan di wilayah tersebut masih berupa tanah, sehingga masyarakat berharap dapat dibangun jalan permanen. Namun, status lahan yang merupakan milik pribadi warga menjadi kendala utama yang harus diselesaikan melalui koordinasi lanjutan.
Aspirasi lain datang dari Barion Boboy, warga yang menyoroti kebutuhan lampu jalan tambahan sebanyak tiga unit untuk membantu aktivitas para petani menuju lahan dan mengangkut hasil panen. Ia juga mengungkapkan masih ada rumah tangga yang belum menikmati aliran listrik.
Sementara itu, pengurus Posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer) setempat berharap adanya bantuan tenda pelayanan, karena kegiatan posyandu sering terkendala oleh hujan dan panas, terutama saat melayani lansia, ibu hamil, dan anak-anak.
Tak hanya soal infrastruktur, Ibrahim Sangaji dari RT 21 meminta bantuan program bedah rumah, sementara Ibu Fatima mengajukan harapan agar bisa memperoleh BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari pemerintah.
Dari sisi pertanian, Martina Moy mengeluhkan kondisi lahan pertanian yang sering tergerus banjir ketika musim hujan tiba. Ia meminta agar pemerintah dapat membangun bronjong untuk menahan erosi di area pertanian tersebut.
Menanggapi beragam aspirasi itu, Muhammad Ikhsan Darwis menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif warga Lasiana yang memberikan masukan konstruktif.
“Usulan mengenai drainase dan sumur peresapan sangat relevan dengan kondisi wilayah Lasiana yang rawan genangan. Aspirasi ini akan saya bawa dalam pembahasan bersama pemerintah kota agar dapat menjadi prioritas pembangunan tahun mendatang,” ujar Ikhsan.
Terkait jalan lingkungan yang masih berstatus tanah pribadi, Ikhsan menegaskan pentingnya koordinasi antara pemerintah dan pemilik lahan untuk menghindari persoalan hukum di kemudian hari. Ia juga menyatakan komitmennya untuk membantu pengadaan lampu jalan secara bertahap.
Untuk program bedah rumah, Ikhsan menjelaskan bahwa bantuan tersebut mensyaratkan adanya sertifikat kepemilikan tanah, dan ia berjanji akan membantu warga dalam proses administrasinya. Sementara untuk usulan pemasangan bronjong, pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas teknis agar upaya perlindungan lahan produktif dapat segera terealisasi.
“Lasiana adalah salah satu wilayah penyangga pangan Kota Kupang. Karena itu, menjaga lahan pertanian dari erosi dan banjir merupakan prioritas penting,” tegas Ikhsan.Onel













