NTTLine, Ada dua kebiasaan sehat yang mungkin terkesan sepele, tetapi ternyata bisa membantu mengendalikan mata minus atau miopi pada anak, yaitu makan sehat dan berjemur. “Makanan dengan gizi yang seimbang tentunya bermanfaat juga. Semuanya yang terpenuhi, dari kebutuhan makronutrien dan mikronutriennya, pasti berperan baik juga buat mata,” kata dr. Kianti Raisa Darusman, SpM(K) di Jakarta, Kamis (16/10/2025).
Mengonsumsi makanan bergizi seimbang Namun demikian, anggapan bahwa wortel adalah makanan terbaik untuk kesehatan mata tidak sepenuhnya benar, tetapi juga tidak sepenuhnya salah.
Menurut dokter yang berpraktik di Siloam Hospitals Menteng ini, seluruh makanan menawarkan khasiat yang baik untuk tubuh dan mata. Inilah mengapa ia menyarankan mengonsumsi makanan bergizi seimbang. “Tapi kalau khusus makan wortel, itu cuma mitos saja. Jadi bukan cuma wortel, tapi sayur-sayuran, buah-buahan, itu juga bermanfaat untuk kesehatan mata kayak vitamin A, B, C, dan vitamin D juga ternyata berperan dalam kesehatan mata,” ujar dr. Kianti.
Rutin berjemur Selain mengonsumsi makanan bergizi seimbang, berjemur di bawah sinar matahari pagi memiliki banyak manfaat, seperti meningkatkan suasana hati dan kesehatan mental karena matahari merangsang pelepasan hormon serotonin. Manfaat lainnya adalah mengatur ritme sirkadian atau jam biologis tubuh, sehingga tubuh bisa membedakan mana waktu siang dan malam agar jam tidur lebih teratur.
Berjemur juga bisa meningkatkan produksi vitamin D, yang tidak hanya bermanfaat dalam menjaga kesehatan gigi dan tulang, tetapi juga kesehatan mata. “Paparan matahari berbeda dengan cahaya artifisial dalam ruangan, dan bisa membantu mensekresi dopamin di retina,” ujar dr. Kianti. Menurut dr. Kianti, keberadaan dopamin di retina dapat membantu mencegah bola mata tidak memanjang, yang mana bisa membuat penglihatan jarak jauh menjadi tidak jelas.
Namun, apabila sudah mengidap miopia sekecil apapun, paparan cahaya matahari tidak bisa membuatnya menghilang, hanya mencegah jumlah minus semakin bertambah. Pemakaian kacamata koreksi sesuai kondisi miopia yang diidap juga diperlukan, agar anak bisa beraktivitas, belajar, dan bersosialisasi dengan optimal. Kompas













