Home / Kota Kupang / Reses DPRD di Pasir Panjang, Masalah Sampah Masih Jadi Keluhan

Reses DPRD di Pasir Panjang, Masalah Sampah Masih Jadi Keluhan

 

Kupang-NTTLine, Tidak tahan dengan tumpukan sampah yang terus meningkat hari demi hari, warga Kelurahan Pasir Panjang meminta kepada DPRD Kota Kupang agar mendesak Pemerintah Kota Kupang, dalam hal ini Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hìdup (DLHK) untuk mengatasinya..
Demikian disampaikan Ary Pohan, salah satu warga Rt 03, Rw 01, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, saat reses Anggota DPRD Kota Kupang, Randy Daud, pada Jumat (7/2/2025).
Herman mengaku, dulu penanganan sampah, khususnya diwilayah Kelurahan Pasir Panjang sangat baik. Namun dalam kurun waktu setahun terakhir, penanganannya semakin buruk. Mobil sampah yang dulunya beroperasi tiap hari, sekarang tidak lagi.
” Dulu rutin sekarang tidak lagi. Terkadang satu minggu baru mereka (petugas kebersihan) datang mengangkut. Terkadang juga lewat dari dua minggu baru mereka datang. Kondisi ini tentu membuat warga resah karena tumpukan sampah banyak dan menimbulkan yang tidak sedap dan berdampak buruk masyarakat sekitar,” ujarnya.
Oleh karena itu, lanjut Ary, ia sangat mengharapkan peran aktif DPRD agar dapat berkoordinasi dengan pemerintah Kota Kupang untuk mengatasi masalah sampah di Kelurahan Pasir Panjang.
Selain masalah sampah, Ary juga meminta Kepada Anggota DPRD Randy Daud, agar dapat memperjuangkan kepentingan masyarakat Nelayan di Kelurahan Pasir Panjang. Banyak Nelayan yang mengaku kekurangan peralatan penangkapan maupun pengawet ikan (coolbox), sehingga masyarakat berharap DPRD berkoordinasi dengan pemerintah agar masyarakat nelayan bisa dapat perhatian lebih menyangkut peralatan penagkapan ikan.
Menanggapi Permintaan Warga Pasir Panjang, Anggota DPRD Kota Kupang Randy Daud mengaku siap memperjuangkan Aspirasi masyarakat yang diwilayah Pasir Panjang.
Khusus masalah Sampah, Randy mengaku bahwa sampah saat oni menjadi masalah besar di Kota Jupang. Hampir disemua kelurahan mengeluhkan hal yang sama dan DPRD terus berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mengatasi masalah sampah.
” kami sudah meminta dinas kebersihan untuk bekerja maksimal, dan kami berharap mereka juga dapat bekerja lebih ekstra agar masalah sampah bisa teratasi,” ujarnya.
Sementara menyangkut masalah peralatan penangkapan dan pengawetan ikan yang diminta para nelayan, Randy juga berjanji akan berkoordinasi dengan dinas terkait perihal ketersediaan peralatan bantuan bagi para nelayan.
” Setiap tahun pasti ada bantuan dari Dinas Perikanan kepada masyarakat. Saya nanti akan berkoordinasi dengan Perikanan agar mereka juga bisa memperhatikan masyarakat Nelayan di Pasir Panjang,” ujar Randy. Onel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *