NTTLine – Marc Marquez diprediksi akan berusaha keras untuk menjadi juara MotoGP 2026 dan memecahkan rekor gelar milik Valentino Rossi. Hal ini disampaikan oleh mantan juara dunia kelas 500cc pada 1981, Marco Lucchinelli, yang menyebut bahwa Marc Marquez ingin menjadi rider nomor satu di dunia.
Marc Marquez kini sudah mengantongi tujuh gelar juara dunia MotoGP, sama dengan catatan Valentino Rossi. Salah satu target yang ingin dicapai oleh Marquez adalah melebihi Valentino Rossi dan itulah yang saat ini harus diapresiasi.
“Tidak diragukan lagi, Marc Márquez ada di sana. Bukan berarti yang lain sangat cepat, tetapi dia sangat cepat sejak tiba di kejuaraan dunia, selalu. Kecuali dua tahun ketika lengannya tidak berfungsi,” ungkap Luchinelli.
Mencapai Keajaiban “Dia memiliki kepribadian seperti ‘Madonna’ dan ingin merasakan sensasi menjadi nomor satu di dunia dan memiliki lebih banyak gelar daripada Valentino Rossi.” “Jika mencapai itu, dia akan mencapai sesuatu yang hanya bisa disebut keajaiban, karena dia telah berjuang melawan semua pembalap terbaik. Kita harus memberinya penghargaan,” imbuh Lucchinelli.
Selain Marco Luchinelli, prediksi soal ambisi Marquez juga datang dari juara dunia MotoGP tiga kali, Jorge Lorenzo. Lorenzo yang sempat menjadi pesaing terkuat Valentino Rossi saat bergabung di Yamaha mengungkap bahwa Marc Marquez masih menjadi favorit.
Nama-nama Pesaing Marc Marquez Namun, Lorenzo kemudian mengungkap beberapa pembalap yang mungkin saja bisa jadi pesaing berat Marc Marquez untuk mencapai gelar juara dunia ke-8 di MotoGP 2026. Pebalap-pebalap tersebut adalah Pedro Acosta dan Maverick Vinales yang disebut akan memberikan tekanan pada Marquez.
Selain soal karakter pembalap, Lorenzo yang saat ini menjadi pendamping Maverick Vinales menyebut bahwa KTM bisa memberikan tekanan pada Ducati dan Marquez. “Niat saya adalah menjadi salah satu bagian yang dimiliki Maverick untuk mencoba mempersulit Marquez dan mereka di depan, tidak mudah. KTM belum pernah memenangkan gelar MotoGP,” ujar Lorenzo. “Tampaknya Ducati telah membuat langkah besar ke depan, setidaknya saya melihatnya di Sepang, dan itu tidak akan mudah. Kompas













