Home / Uncategorized / Bencana di Sumut, Korban Meninggal Dunia Terdata Sebanyak 147 Orang

Bencana di Sumut, Korban Meninggal Dunia Terdata Sebanyak 147 Orang

NTTLine-Jumlah korban akibat banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara (Sumut) terus bertambah. Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) melaporkan data terbaru per Sabtu (29/11/2025). Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan, mengungkapkan bahwa total korban meninggal dunia saat ini mencapai 147 orang.

 

Selain itu, terdapat 32 warga yang mengalami luka berat dan 722 orang lainnya terluka ringan. Sementara itu, 174 warga masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian tim gabungan.”Untuk sementara, sebanyak 147 orang meninggal dunia dan dalam pencarian sebanyak 174 orang,” kata Kombes Ferry Walintukan.

 

Ferry menambahkan, bencana yang dipicu cuaca ekstrem ini telah menyebabkan 28.427 warga harus mengungsi. Hingga kini, ribuan personel gabungan masih bekerja di lapangan untuk melakukan pencarian korban, evakuasi, hingga pembersihan material longsor.

 

Sebanyak 3.553 personel kepolisian dikerahkan dalam penanganan darurat bencana tersebut. Bantuan logistik dari Mabes Polri telah dikirim melalui pesawat CN-295 untuk mendukung kebutuhan para penyintas. “Kami juga melaksanakan koordinasi dengan Pemda setempat untuk menyediakan tempat pengungsian yang representatif,” tambah Ferry.

 

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga merilis data korban hingga Jumat (28/11/2025) sore. Kepala BNPB, Suharyanto, menyebutkan terdapat 116 korban meninggal dunia dan 42 warga lainnya masih hilang. Adapun rincian korban meninggal berdasar wilayah sebagai berikut: Tapanuli Tengah: 47 jiwa Tapanuli Selatan: 32 jiwa Sibolga: 17 jiwa Tapanuli Utara: 11 jiwa Humbang Hasundutan: 6 jiwa Pakpak Bharat: 2 jiwa Kota Padangsidimpuan: 1 jiwa Data Polres Taput Berbeda: 14 Meninggal, 37 Hilang  Perbedaan data juga muncul dari wilayah Tapanuli Utara.

Polres Taput mencatat hingga Jumat (28/11/2025), ada 14 korban meninggal yang berhasil dievakuasi. Selain itu, 37 warga masih dinyatakan hilang. Korban hilang tersebar di dua wilayah: sebanyak 28 orang di Adiankoting dan 9 orang lainnya di Kecamatan Parmonangan.

 

“Update, jumlah korban meninggal dunia yang berhasil dievakuasi akibat bencana alam di Taput jadi 14 orang, dan dinyatakan hilang 37 orang. Laporan ini untuk hari ini, Jumat (28/11/2025) sore ini,” jelas Kasi Humas Polres Taput, Aiptu Walpon Baringbing. Upaya pencarian korban masih terus dilakukan di berbagai titik terdampak. Petugas juga menghadapi kendala akses karena jalur transportasi di sejumlah wilayah masih tertutup material longsor. Kompas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *